West Papua Images

Polls

Will West Papua become a free and independenat nation?
 

Statistics

OS : Linux m
PHP : 5.2.17
MySQL : 5.5.57-0+deb7u1-log
Time : 17:19
Caching : Disabled
GZIP : Enabled
Members : 12238
Content : 1235
Web Links : 1
Content View Hits : 3683600
Warta Papua Barat
Andreas Harsono: Negara Sedang Isolasi Persoalan HAM di Papua PDF Print E-mail
Written by Telius Yikwa   
Tuesday, 13 January 2015 19:08

              Andreas Harsono dari Human Right Watch (HRW). Dok. majalahselangkah.com.                                                                        

 

Jakarta, MAJALAH SELANGKAH -- Andreas Harsono dari Human Rights Watch (HRW) mengungkapkan saat ini negara terkesan mengisolasi rentetan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua dengan tidak menyelesaikan secara tuntas pelaku kejahatan untuk diadili dan diproses secara hukum.

"Kekerasan yang dialami orang Papua sedang ditutupi pantauan pihak luar. Wartawan independen dan jurnalis internasional dilarang meliput masalah Papua. Hal seperti ini tidak mesti terjadi di negara yang menganut sistem demokrasi," ungkapnya dalam diskusi pembacaan situasi Papua yang digelar di rumahnya, Jakarta, Senin (12/1/2015) sore.

Last Updated on Tuesday, 13 January 2015 19:21
Read more...
 
AMP YOGYA : Tolak Pembangunan Markas Brimob Baru di Jayawijaya PDF Print E-mail
Written by Egulek   
Monday, 12 January 2015 22:42

 

                                                                LOGO AMP. Foto list                                                                             

 

 

AMP YOGYA,  -- Komite Kota Aliansi Mahasiswa Papua [KK-AMP] kota Yogyakarta dengan tegas TOLAK Rencana pembangunan Markas Komando Brigadir Mobil (Mako Brimob), di Kabupaten Jayawijaya, Papua, dengan mengunakan tanah Adat.

 

Dalam pernyataan sikap AMP Yogya yang diterima Warta Papua Barat pagi ini (13/1/2015) menyatakan, kehadiran Aparat negara ( TNI, Polri dan Brimob) di tanah Papua adalah ancaman serius bagi rakyat Papua, dan lebih khusus di kab Jayawijaya yang rencananya akan dibangun itu; tulisnya.

 

Berikut Pernyataan lengkap AMP kota Yogyakarta.

 

Last Updated on Monday, 12 January 2015 22:54
Read more...
 
Mahasiswa Jayawijaya Tolak Pembangunan Mako Brimob di Wamena PDF Print E-mail
Written by Egulek   
Monday, 12 January 2015 21:23

Demi Pembangunan Mako Brimob dan Pemekaran, Perang Suku "Diijinkan"

         Anggota Brimob saat menghadiri apel nasional di Jakarta (Dok suarapapua.com)                                          

 

JAYAPURA, SUARAPAPUA.com --- Rencana pembangunan Markas Komando Brigadir Mobil (Mako Brimob), di Kabupaten Jayawijaya, Papua, dengan mengunakan tanah Adat, mendapatkan penolakan tegas dari sejumlah tokoh intelektual, dan mahasiswa Jayawijaya di Kota Studi Jayapura.

 

Alius Lokobal, salah tokoh intelektual dari Jayawijaya, mengatakan, ia bersama masyarakat adat menolak karena akan mengambil tanah adat, termasuk menyingkirkan peran kepala suku.

 

"Dengan adanya konflik antara warga Kurima dengan masyarakat Wouma menjadikan alasan untuk membangun Mako Brimob, ini merupakan skenario, kami tegas tolak," kata Alius, saat memberikan keterangan pers, Senin (12/01/15) siang, di Abepura, Jayapura, Papua. dikabarkan suarapapua.com

 

Last Updated on Monday, 12 January 2015 21:33
Read more...
 
Anggota DPR Papua: TNI/Polri Pelaku Penembekan Lima Siswa di Paniai PDF Print E-mail
Written by Egulek   
Monday, 12 January 2015 21:35

Anggota DPR Papua: TNI/Polri Pelaku Pelaku Penembekan Lima Siswa di Paniai

      Laurenzius Kadepa, Anggota Komisi A DPR-P (Foto Mikha Gobay/ Dok suarapapua.com)                              

 

Jayapura, SUARAPAPUA.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakayat Papua (DPRP), Laurenzus Kadepa, mengatakan, aparat TNI/Polri adalah dalang dan pelaku penembakan di Kabupaten Paniai, pada 8 Desember 2014, yang menelan korban lima orang, dan puluhan lainnya luka-luka.

 

“Mungkin anggota TNI/Polri di Paniai mabuk, masa bisa melakukan penembakan secara brutal terhadap warga sipil yang tidak berdosa, apalagi di siang hari,"  ujar Kadepa, saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, di Abepura, Jayapura, Papua, Senin (12/01/2015); dikutip suarapapua.com

 

Kadepa mengatakan, saat ia bersama beberapa anggota DPR-P mengunjungi Paniai, dan mewawancarai sejumlah korban yang masih hidup, mereka mengatakan bahwa pelaku penembakannya adalah Polisi dan Tentara.

 

Last Updated on Monday, 12 January 2015 21:50
Read more...
 
Dinilai Lemah Finansial, Persiwa Dicoret dari Kompetisi ISL 2015 PDF Print E-mail
Written by Punik Castro   
Monday, 12 January 2015 21:16

    Tim Persiwa Wamena saat mengikuti Divisi Utama Liga Indonesia 2014. (Dok MAJALAHSELANGKAH.COM)                               
.

Jakarta, MAJALAH SELANGKAH -- PT Liga Indonesia, selaku operator Indonesia Super League (ISL) telah melakukan verifikasi awal kepada 20 tim kontestan yang bakal berlaga di kompetisi tertinggi tanah air itu.

Salah satu klub asal Papua, Persiwa Wamena yang baru naik kasta setelah menjadi tim promosi ISL 2015 dinyatakan tidak lolos verifikasi karena dinilai memiliki kelemahan dari segi finansial. Selain Persiwa, Persik Kediri juga mendapatkan nasib yang sama.

Pencoretan kedua klub itu disampaikan oleh CEO PT LI, Joko Driyono, di Jakarta, sehingga dipastikan ISL pada musim depan hanya akan diikuti oleh 18 klub.

"Kami ingin agar kompetisi berjalan baik. Secara keseluruhan tidak ada kendala dalam penjadwalan. Selain itu, kami juga ingin memproteksi klub dari kesulitan pembiayaan. Kalau melihat pembiayaan, setiap klub tidak kurang menghabiskan 15 miliar," ujar Joko Driyono dikutip goal.com, Senin (12/1/2015).

Last Updated on Monday, 12 January 2015 21:22
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 9 of 236

Latest News

Who's Online

We have 39 guests online
Warta Papua Barat, Papua Merdeka!; Contact Us