West Papua Images

Polls

Will West Papua become a free and independenat nation?
 

Statistics

OS : Linux m
PHP : 5.2.17
MySQL : 5.1.73-log
Time : 14:32
Caching : Disabled
GZIP : Enabled
Members : 8525
Content : 1228
Web Links : 1
Content View Hits : 3361946
Warta Papua Barat
Nerigi: Kematian Anak di Mbua Pelanggaran HAM Berat, Bupati Harus Tanggung Jawab PDF Print E-mail
Written by Egulek   
Wednesday, 20 January 2016 10:27

Nerigi: Kematian Anak di Mbua Pelanggaran HAM Berat, Bupati Harus Tanggung Jawab

Salah satu keluarga korban anak di Mbua, Yulius Nerigi (Foto: Elisa Sekenyap/Suara Papua).                              

 

Warta Papua Barat / suarapapua.com- Jayapura. Salah satu keluarga korban jiwa anak di Mbua, Kabupaten Nduga, Papua, Yulius Nerigi mengatakan, kasus kematian anak di Mbua perlu dilihat sebab akibat terjadinya kematian anak.

 

“Kasus Mbua harus ditarik dari variabel sebab akibat. Akibatnya apa, sebabnya apa? Selama ini saya ikuti di media arahnya itu lari tanpa menggali persoalan sesungguhnya di belakang,” tegas Nerigi dikabarkan suarapapua.com di Wamena belum lama ini.

 

Menurutnya, ini kasus kematian puluhan nyawa manusia yang tidak berdosa, maka kasus ini perlu diseriusi dengan baik.

“Jadi, saya lihat dari sisi HAM karena saya juga pernah kerja di LSM. Kematian anak ini merupakan pelanggaran HAM berat, dan bupati Nduga harus bertanggungjawab. Ini masalah kesehatan, karena kasus ini ada pembiaran dan hak dasar yang tidak diperhatikan,” tutur Nerigi.

Last Updated on Wednesday, 20 January 2016 10:38
Read more...
 
Buku ‘Papua Nyawene’ Diluncurkan di Wamena PDF Print E-mail
Written by Telius Yikwa   
Wednesday, 11 November 2015 16:50
Bedah buku Papua Nyawene di Gedung Soska Wamena, Rabu (11/11/2015)-Jubi/Islami

Bedah buku Papua Nyawene di Gedung Soska Wamena, Rabu (11/11/2015)-Jubi/Islami

 

Wamena, Jubi – Buku berjudul Papua Nyawene (Papua Bercerita) resmi diluncurkan di gedung Soska, Wamena, Jayawijaya, Papua, Rabu (11/11/2015).


Kepala Bappeda Jayawijaya, para penulis, pegiat HAM, LSM dan para mahasiswa serta masyarakat hadir dalam peluncuran dan bedah buku tersebut.

Salah satu penulis, Pastor Jhon Djonga, Pr. menjelaskan, buku tersebut memuat tentang pergumulan masyarakat akar rumput yang bertahun-tahun tidak punya akses, tempat dan ruang untuk berbicara. Mereka hanya tinggal diam dan tidak menyampaikan pergumulannya ke masyarakat.

 

Buku itu setidaknya menggugat pemerintah dan pemimpin-pemimpin agama yang tidak memberikan ruang untuk berbicara kepada mereka.

“Saya merasa dalam buku ini adalah proses pertobatan perilaku pendekatan dari semua pihak, dan melakukan pendekatan dari pemerintahan serta pendekatan pastoral yang hanya mengajar dan petunjuk harus di stop dan saat ini bagaimana penentu kebijakan ini diam dan mendengarkan masyarakat,” kata Pastor peraih Yap Thiam Hien Award 2009 itu.

Last Updated on Wednesday, 11 November 2015 17:00
Read more...
 
Anak Sekolah Kok Disiksa Dengan Tuduhan Palsu, Polisi Payah! PDF Print E-mail
Written by Telius Yikwa   
Saturday, 08 August 2015 01:47

Dogiyai, Dikabarkan, Anggota Kepolisian Daerah Papua yang bertugas di Kabupaten Dogiyai, Papua, menyiksa seorang pelajar Sekolah Menengah Theologi Kristen (SMTK) Dogiyai, Amos Pekei, Rabu (16/7/2015) lalu. 


Menurut Cerita Amos Pekei, di halaman Gereja Kalvari Digikotu, Moanemani, Dogiyai, yang diberitakan majalahselangkah.com, Kamis (23/7/2015)

"Saat itu saya ada pulang setelah antar orang di Dinas Pendidikan. Saya dihadang mobil kaca gelap Avansa di depan Gereja St. Maria Immaculata Moanemani, Dogiyai," ungkap Amos.

Last Updated on Saturday, 08 August 2015 02:02
Read more...
 
Uskup Jayapura: Aksi Demo Untuk Mengingatkan Kepolisian PDF Print E-mail
Written by Telius Yikwa   
Tuesday, 13 October 2015 09:58

 

Penangkapan Aktifis di Papua. dok jubi.

 

Wamena,  – Uskup Keuskupan Jayapura, Leo Labaladjar, OFM mengatakan aksi demo yang dilakukan SKP HAM bersama para biarawan Katolik sebagai bentuk mengingatkan pihak kepolisian agar segera mengungkapkan kasus-kasus pelanggaran yang sudah berulangkali terjadi tapi dibiarkan, dan ini tidak perlu ada penangkapan ataupun dibubarkan.

 

“Sebenarnya tidak perlu ditangkap toh inikan mereka hanya mengingatkan bahwa ada hal-hal yang menyangkut pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan ini mohon ditangani jangan hanya didiamkan, karena sudah berulang kali diminta supaya ditangani tapi tidak ditangani dengan  baik, tapi kalau ditangkap seakan-akan sudah berlebihan. Jadi menurut saya tidak perlu bubarkan dan tangkap. Untuk apa tangkap?” ungkap Uskup Leo Labajadjar, OFM, di Pastoran Bunda Maria Pikhe distrik Pisugi Jayawijaya, Senin, (12/10/2015).
 

 

Last Updated on Tuesday, 13 October 2015 10:11
Read more...
 
Presiden GIDI: Pemuda Tidak Bakar Mushola! PDF Print E-mail
Written by Telius Yikwa   
Saturday, 18 July 2015 18:11

Ini Delapan Point Pernyataan Sikap Presiden GIDI: Pemuda Tidak Bakar Mushola!

Salah satu korban penembakan aparat TNI/Polri di Tolikara yang sedang di rawat di rumah sakit.

(Foto: Yulan Lantipo)

 

TOLIKARA, suarapapua.com/WPB,--- Presiden Gereja Injili di Indonesia (GIDI), Pdt. Dorman Wandikmbo, dari Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua, mengirimkan delapan (8) point pernyataan sikap Gereja, terkait insiden/peristiwa, yang terjadi kemarin, 17 Juli 2015, di Tolikara.

 

Pdt. Dorman mengatakan, pemuda gereja tidak melarang, bahkan melakukan pembakaran terhadap Mushola, namun hanya ingin mempertanyakan ketegasan Polisi dan TNI terkait kesepakatan bersama yang pernah dilangsungkan beberapa waktu lalu, namun sudah keburu alat negara (senjata) digunakan untuk menembak 12 pemuda gereja. dikabarkan suarapapua.com

 "Jadi saya mau tegaskan tidak benar masyarakat Tolikara, atau warga gereja GIDI melakukan pembakaran terhadap Mushola (seperti pemberitaan berbagai media massa di tingkat nasional), namun hanya beberapa kios yang dibakar pemuda, dan merembet hingga membakar Musolah karena dibangun menggunakan kayu, dan berhimpit-himpit dengan kios/rumah milik warga Papua maupun non-Papua, sehingga dengan cepat melebar dan terbakar."

 

Last Updated on Saturday, 18 July 2015 18:20
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 3 of 235

Latest News

Who's Online

We have 160 guests online
Warta Papua Barat, Papua Merdeka!; Contact Us