West Papua Images

Polls

Will West Papua become a free and independenat nation?
 

Statistics

OS : Linux i
PHP : 5.6.37
MySQL : 5.5.60-0+deb7u1-log
Time : 11:09
Caching : Disabled
GZIP : Enabled
Members : 12377
Content : 1235
Web Links : 1
Content View Hits : 4084447
Statements
KNPB Serukan Aksi Besar-Besaran PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 10 November 2011 12:07
Rakyat Papua Barat dibawah koordinasi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) akan kembali melakukan aksi besar-besaran di seluruh wilayah Papua Barat pada 14 November 2011 untuk menuntut hak penentuan nasib sendiri bagi bangsa Papua Barat.
Juru Bicara KNPB, Victor Yeimo mengatakan bahwa pihak pengurus KNPB telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk rencana aksi damai tersebut. Sedang, seruan-seruan sedang didistribusikan kepada seluruh basis rakyat Papua Barat.
"Rakyat Papua Barat tidak akan tinggal diam, apalagi takut dibawah represi kekuasaan Indonesia yang militeristik. Aksi tuntut hak penentuan nasib sendiri tetap dilakukan bersama massa rakyat Papua Barat", tegas Victor.
Sementara itu, Koordinator aksi Victor Kogoya kepada wartawan mengatakan bahwa aksi ini akan berlangsung dengan damai sesuai kesepakatan bersama aparat kepolisian. Aksi ini dilakukan dalam upaya memediasi apa yang menjadi keinginan rakyat Papua Barat.
Rencanya, aksi besar-besaran akan berlangsung di Wamena, Timika, Biak, Sorong, Merauke dan Nabire. Di Jayapura, ribuan massa dipastikan turun memadati jantung kota Jayapura.

Jayapura, Rakyat Papua Barat dibawah koordinasi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) akan kembali melakukan aksi besar-besaran di seluruh wilayah Papua Barat pada 14 November 2011 untuk menuntut hak penentuan nasib sendiri bagi bangsa Papua Barat.

Juru Bicara KNPB, Victor Yeimo mengatakan bahwa pihak pengurus KNPB telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk rencana aksi damai tersebut. Sedang, seruan-seruan sedang didistribusikan kepada seluruh basis rakyat Papua Barat.

Last Updated on Thursday, 10 November 2011 12:08
Read more...
 
KNPB: Referendum, Solusi Masalah Papua PDF Print E-mail
Written by Kompas   
Thursday, 10 November 2011 11:02

JAYAPURA, KOMPAS.com Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menyatakan, referendum adalah solusi bagi masalah Papua. Koordinator Umum KNPB Victor Kogoya, Rabu (9/11/2011) di Abepura, Papua, mengatakan, referendum merupakan hak politik rakyat Papua.

Last Updated on Thursday, 10 November 2011 11:36
Read more...
 
KNPB: Referendum, Solusi Masalah Papua PDF Print E-mail
Written by Kompas   
Thursday, 10 November 2011 11:02

JAYAPURA, KOMPAS.com Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menyatakan, referendum adalah solusi bagi masalah Papua. Koordinator Umum KNPB Victor Kogoya, Rabu (9/11/2011) di Abepura, Papua, mengatakan, referendum merupakan hak politik rakyat Papua.

Read more...
 
RI Dukung Palestina Merdeka di PBB, Bagaimana Dengan Papua Barat? PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 21 September 2011 04:09
Press Release
RI Dukung Palestina Merdeka di PBB, Bagaimana Dengan Papua Barat?
Dalam sidang Umum PBB yang dimulai hari ini (21/9) di New York, Indonesi akan menjadi garda terdepan untuk mendukung upaya Palestina menjadi anggota PBB. Indonesia telah mendukung kemerdekaan Palestina sejak deklarasinya. Tetapi bagaimana dengan nasib wilayah Papua Barat yang masih dijajah oleh Indonesia selama setengah abad?
Pekan ini, pada 19-28 September 2011 Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa akan mewakili RI dalam Sidang Umum PBB ke-66 di New York, Amerika Serikat. Dalam siaran pers, Kamis lalu (15/9), Menlu Marty Natalegawa mengingatkan, Indonesia telah mengakui kemerdekaan Palestina beberapa jam setelah dideklarasikan pada 1988 lalu.
Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Siddiq juga mengatakan, dukungan parlemen dan pemerintah Indonesia sudah bulat terhadap perjuangan kemerdekaan dan pengajuan keanggotaan Palestina dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York pekan ini.
Sikap politik luar negeri Indonesia itu harus dibuktikan juga dalam komitmennya untuk mendukung hak kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Papua Barat. Bila Indonesia menyadari bahwa pendudukan Israel di wilayah Palestina adalah sebuah penjajahan, maka Indonesia pun harus menyadari bahwa pendudukan Indonesia sejak tahun 1963 di Papua Barat adalah sebuah penjajahan.
Sudah cukup banyak rakyat Palestina yang menjadi korban oleh resim zionist Israel, dan cukup banyak rakyat Papua Barat yang menjadi korban resim kolonialime dan militerisme Indonesia di Papua Barat. Sudah waktunya rakyat Papua Barat mengatur nasipnya sendiri seperti juga rakyat Palestina, Sudan Selatan, Kosovo, dan lainnya.
Indonesia sebagai anggota PBB harus ikut aktif dalam menciptakan perdaiaman dunia. Tetapi, bagaimana dengan nasip bangsa Papua Barat? sudah cukup lama Indonesia dan dunia internasional menutup diri terhadap penderitaan orang Papua Barat. Orang Papua Barat terus menjadi korban kepentingan kolonialisme Indonesia dan kapitalisme global.
Oleh karena kepentingan itu, PBB dan Indonesia telah meniadakan wilayah Papua Barat yang harus dimerdekakan sesuai semangat komisi dekolonisasi PBB melalui resolusi 1514. Indonesia harus menyambut pernyataan Sekjen PBB, Ban Ki-Mood di Auchland, New Zealand 7 September 2011 lalu bahwa masalah Papua Barat harus dibahas kembali dalam komisi dekolonisasi PBB, dimana komisi ini beberapa kali dipimpin oleh Marty Natalegawa sebagai ketua Komisi.
VIctor Yeimo
International Spokesperson for West Papua National Committee [KNPB]
KOMITE NASIONAL PAPUA BARAT  [KNPB]
West Papua National Committee
=============================================
Press Release
Jayapura, 21 September 2011

RI Dukung Palestina Merdeka di PBB, Bagaimana Dengan Papua Barat?

Dalam sidang Umum PBB yang dimulai hari ini (21/9) di New York, Indonesia akan menjadi garda terdepan untuk mendukung upaya Palestina menjadi anggota PBB. Indonesia telah mendukung kemerdekaan Palestina sejak deklarasinya. Tetapi bagaimana dengan nasib wilayah Papua Barat yang masih dijajah oleh Indonesia selama setengah abad?
Last Updated on Wednesday, 21 September 2011 04:48
Read more...
 
OPM Tolak Rencana Kongres Papua III PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 01 September 2011 06:45

Rencana Kongres III yang hendak digelar oleh beberapa kelompok ditolak oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) Markas Perwomi Biak. Menurut mereka, rencana kongres itu sepihak dan tidak mendapat mandat dari rakyat Papua dan OPM selaku organisasi induk perjuangan Papua Merdeka. OPM juga menyatakan bahwa untuk menuju pada tahapan yang lebih maju dalam perjuangan secara srtuktur dan mekanisme Kongres parlemen Papua Barat akan di bicarakan setelah parlemen-paremen daerah terbentuk. Berikut pernyataan sikapnya:

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Page 2 of 3

Latest News

Warta Papua Barat, Papua Merdeka!; Contact Us