West Papua Images

Polls

Will West Papua become a free and independenat nation?
 

Statistics

OS : Linux i
PHP : 5.6.38
MySQL : 5.5.60-0+deb7u1-log
Time : 11:43
Caching : Disabled
GZIP : Enabled
Members : 13003
Content : 1235
Web Links : 1
Content View Hits : 4190361
TNI Polri Masih Lakukan Penembakan di Eduda PDF Print E-mail
Written by Laporan Marsel Gobai   
Wednesday, 14 December 2011 08:46
Hingga Pkl. 02.00 - 06.00 WIT dini hari, masi terdengar baku tembak di Eduda. Sadar atau tidak, sengaja atau tidak, tembakan dari TNI-POLRI sebanyak 11 kali tembakan diarahkan ke arah perumahan warga sipil di Kampung Gekoo, satu tembakan kena rumah duka (dimana dikampung ini masi dalam suasana duka ats meninggalnya Bpk. M. Gobay karena sakit ketuaan, yang telah dimakamkan hari ini 14/12/2011) dan peluru lainnya kena pucuk cemara.
Siang ini sekitar jam 11.00,dilakukan penembakan rentetan dari helikopter di RT. Obaiyepa Kampung/Desa Uwaman, belum tau ada/tdk korban.

Sekitar Jam 11.00-13.00, Helikopter mendarat di lapangan Upacara Eduda sebanyak 11 kali, warga menduga sedang droping logistik, Bama dan penambahan Pasukan.

TNI-POLRI telah membakar kurang lebih 75 rumah anggota TPN dan beberapa pos2 Wilayah Paniai, sisa 3 rumah yang pakai senk diantaranya: 1 Kantor Divisi II MAKODAM PEMKA IV Paniai dan 2 Rumah Pimpinan TPN-OPM Eduda.Tiga rumah tersebut dipakai sebagai tempat nginap Aparat TNI-POLRI.

TPN belum menyerah dan masih bertahan tidak jauh dari Markas Eduda.  Perlawanan demi kedaulatan terus dilakukan.Sampai berita ini diturunkan, belum tau korban dari TPN.

Warga Sipil di sepanjang lereng Wegeuto lagi panik dan kwatir akan membuka memori pasionis perang tahun 1982 dan memori penderitaan ABRI Masuk Desa (AMD) tahun 1989-1993 di kampung/Desa Badauwo (terdekat dari Eduda).

Dimana saat itu ABRI menuduh dan menstigma warga sipil sebagai anggota TPN-OPM dan selanjutnya disiksa, direndam di kali selama 24 Jam, rumah2 warga dibakar, anak perempuan diperkosa dan kawin piara, pembunuhan kilat dengan menghilangkan jejak, kuku dicabut dengan tank, kumis dan jenggot panjang dicabut pake tangan dan tank, ternak piaraan warga dibunuh dan dibawah oleh aparat, hasil tanaman diambil saja tanpa permisi, dll. (kerikil semakin tajam).

Warga masi kwatir emosi TNI-POLRI terhadap TPN/OPM jangan2 melampiaskan kepada warga sipil di lereng Wegeuto terutama dusun yang berdekatan langsung dengan Eduda.

Akankah memoria pasionis warga sipil ini diulangi lagi oleh TNI-POLRI pada jaman Demokrasi, Transparansi dan Reformasi serta jaman Zona Damai ini...?

Mohon Advokasi agar secepatnya TNI-POLRI ditarik dari Eduda dan Paniai pada umumnya. Mohon Diliput oleh Media Nasional dan Internasional karen Eduda sangat tertutup dengan media masa.
Last Updated on Wednesday, 14 December 2011 08:47
 

Latest News

Warta Papua Barat, Papua Merdeka!; Contact Us