West Papua Images

Polls

Will West Papua become a free and independenat nation?
 

Statistics

OS : Linux i
PHP : 5.2.17
MySQL : 5.1.73-log
Time : 19:46
Caching : Disabled
GZIP : Enabled
Members : 34
Content : 1155
Web Links : 1
Content View Hits : 2154064
KNPB Dituding Jadi Piaraan NKRI PDF Print E-mail
Written by Bitang Papua   
Saturday, 17 November 2012 20:52

JAYAPURA – Ada tudingan tidak miring dialamatkan kepada kelompok Komite Nasional Papua Barat (KNPB). KNPB yang selama ini keras menyuarakan referendum bagi Papua, dituding sebagai organisasi piaraan Negara Kesatuan republic Indonesia (NKRI).  Tudingan itu datang dari Theopilus Mandowali, S.Pd, yang menamakan diri sebagai Koordinator Dalam Negeri Negara Papua Barat.
Ia mengatakan, KNPB  di Tanah Papua yang selama ini memperjuangkan kemerdekaan Bangsa Papua, hanya sebuah omong kosong belaka, karena KNPB adalah organisasi piaraan NKRI.
Menurutnya, pembentukan KNPB merupakan sebuah konfrontasi politik yang dibangun oleh NKRI dalam mengacaukan rakyat Papua, khususnya perjuangan kemerdekaan yang sudah diperjuangkan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang Presidennya adalah Yance Hembring, dan bentukan negaranya ialah Negara Republik Papua Barat (NRPB), bukan Negara federal.
Ditegaskannya, KNPB bukanlah organisasi yang memperjuangkan kemerdekaan, karena kehadiran KNPB maupun kegiatan-kegiatannya tidak pernah koordinasi dengan pihaknya selaku organisasi yang mendirikan dan memperjuangkan kemerdekaan seutuhnya bagi NRPB.
Kemudian, dalam perjuangannya KNPB tidak mencerminkan perjuangan kemerdekaan bangsa Papua Barat, karena kenyataannya tindakan-tindakan KNPB selalu anarkis dan mengorbankan orang banyak. “KNPB bukan berasal dari kami, perjuangan kami bukan perjuangan yang menimbulkan anarkis,” ungkapnya kepada Bintang Papua, di Kampung Singgriwai, Rabu, (14/11).
Lanjutnya, perjuangan pihaknya sekarang lebih mengutamakan perjuangan diplomasi, karena demi menghindari korban jiwa di masyarakat.
Lanjutnya, khusus mengenai perjuangan OPM, bahwa setelah menang di di Pengadilan Negeri (PN) Klas 1A Jayapura pada 29 April 1999 dan PN Jakarta Pusat pada 2003 lalu yang memenangkan atas gugatan terhadap hasil Pepera, maka Yance Hembring selaku Presiden NRPB merancang program pembangunan Negara, serta membawa masalah ini ke Senat Pasific Forum melalui PNG yang diteruskan secara resmi ke sidang umum (SU) tahunan PBB pada 2010 lalu, yang mana diundang lansung oleh PBB agar Yance Hembring turut hadir dalam SU pada 24 September 2012 lalu.
Kemudian dalam SUD dimaksud setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pidato politiknya, selanjutnya Yance Hembring diberikan kesempatan untuk menyampaikan masalah politik Papua, berikutnya dilakukan penandatanganan priagam pengakuan NRPB dari NKRI.
“Pada 24 September 2012 lalu disiarkan oleh salah satu TV swasta nasional mengenai kegiatan tersebut, yang mana usai SU PBB semua peserta SU keluar dan menaikkan Bendera Bintang Kejora,” tukasnya.
Sementara itu Jubir KNPB Wim R. Medlama, saat dihubungi tadi malam mengenai tudingan bahwa KNPB merupakan bentukannya NKRI, masih enggan berkomentar banyak.  Ia mengatakan,  pihaknya baru akan menanggapi tudingan tersebut  dalam komperensi pers yang akan digelar hari  ini Sabtu, 17/11). (nls/don/l03)

 

Latest News

Warta Papua Barat, Papua Merdeka!; Contact Us