West Papua Images

Polls

Will West Papua become a free and independenat nation?
 

Statistics

OS : Linux m
PHP : 5.2.17
MySQL : 5.1.73-log
Time : 14:34
Caching : Disabled
GZIP : Enabled
Members : 8525
Content : 1228
Web Links : 1
Content View Hits : 3361962
10.000-an Masa Rakyat Papua Barat Daerah YAHUKIMO Mendukung Penuh Pertemuan IPWP 23 Oktober 2012 di PDF Print E-mail
Written by knpb Yahukimo   
Friday, 26 October 2012 13:51

KNPB YAHUKIMO NEWS : Rakyat dan Bangsa Papua Barat daerah Yali, Hubla, Kimyal dan Momuna [YAHUKIMO] di Dekai ibu kota kabupaten Yahukimo mendukung penuh pertemuan Internasional

Penentuan nasib sendiri bagi bangsa pribumi West Papua  yang mana di atur dalam pembukaan UU dasar NKRI tahun 1945,  aline pertama “Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah Hak segala bangsa [termasuk bangsa pribumi Papua Barat] dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus di hapuskan [Penjajahan di bumi Papua Barat  harus di hapuskan & Harus akhiri] kerena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan [tidak sesuai dengan “kemasiaan yang adil dan beradab”]

Parlement For West Papua [IPWP] pada 23 Oktober 2012 di UK.

 

Penentuan nasib sendiri bagi bangsa pribumi West Papua  yang mana di atur dalam pembukaan UU dasar NKRI tahun 1945,  aline pertama “Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah Hak segala bangsa [termasuk bangsa pribumi Papua Barat] dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus di hapuskan [Penjajahan di bumi Papua Barat  harus di hapuskan & Harus akhiri] kerena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan [tidak sesuai dengan “kemasiaan yang adil dan beradab”]

 

Penentuan nasib sendiri [self – Detemination] pada tahun 1969 yang di rekayasai oleh Indonesia melalui invasi militer sebelum dan sesaat PEPERA 1969 sesuai Trikora Poin 1,2 dan 3 adalah bertentangan dengan Hukum Ham Internasional, yang mana disahkan dan diterima dalam sidang Majelis Umum PBB pada tanggal 16 Desember 1966 dan ratifikasi – ratifikasi Undang – undang Pemerintah RI, serta pengesahan Undang – Undang No. 12 Tahun 2005 pada tanggal 28 Oktober 2005, serta ratifikasi – ratifikasi dan aksesi ke dalam Undang – Undang pemerintah RI.

Untuk merebut kembali  [Referendum Ulang]  penentuan nasib sendiri bagi  Bangsa Pribumi West Papua dan mendapatkan pengakuan dari  dunia internasional atas harkat dan martabat serta hak – hak yang sama tak terpisahkan dari seluruh anggota umat manusia merupakan landasan dari kebebasan, keadilan dan perdamaian dunia, maka untuk mewujudkannya  Media Nasional, Media Rakyat, Komite Nasional Papua Barat [KNPB] Wilayah YAHUKIMO Memediasi Rakyat Bangsa Papua Barat Daerah Yahukimo untuk melakukan demonstrasi damai.

Demonstrasi damai yang dimaksud sebagai wujud dukungan dari Rakyat Yahukimo, mendukung pertemuan  Internasional Parlement For West Papua [IPWP] pada 23 Oktober 2012 di UK.

Segenap rakyat yahukimo Pemerintah, PNS, TNI/Pori, masyarakat yang dewasa sampai kepada yang tua dan anak – anak generasi penerus serta Parlemen rakyat Daerah [PRD] Daerah Yahukimo yang di mediasi KNPB Wilayah Yahukimo berlangsung aman.

10.000-an masa demonstran KNPB yang memadati lapangan depan kantor Bupati Yahukimo, sejak pagi hingga siang [pukul 7 :00 – 14 :00 Waktu Papua] berlang aman. Walaupun hampir setiap  daerah lain di Papua di blockade oleh gabungan TNI/Pori, Brimob, Kopasus, Detasemen 88, Intelijen dan Barisan Merah Puti [Milisi Merah Putih yang memilikih senjata api], khusus di yahukimo tidak ada yang berani masuk [militer].

Dalam peryantaan sikap politik yang di sampaikan ketua KNPB Wilayah Yahukimo, Erius Suhun dan Ketua Parlemen Daerah [PRD] Yahukimo Aminus Balingga bahwa : Rakyat dan Bangsa Papua Barat Daera YAHUKIMO,

1) Kami mendesak komunitas internasional melalui parlemen – parlemen yang tergabung dalam Internasional Parlemen For West Papua [IPWP] agar segera mendesak pemerintahannya melakukan protes dan dasak kepada Perserikatan Bangsa – Bngsa [PBB] agar segera mengambil alih wilayah Papua  Barat dengan mengirim Tim Pemantau PBB [UN Observer] serta Tim penjaga perdamaian PBB [Paece Keeping]

2) Kami mendesak PBB agar segera mereview legalitas “PEPERA 1969” yang sangat lemah itu dan memediasi rakyat pribumi West ppaua agar melaksanakan hak penentuan nasib sendiri melalui Referendum yang damai, jujur dan final.

Karena PEPERA 1969 di irian Barat [kini : Papua Barat ] di nilai PBB, Indonesia dan Amerika telah melanggar hak sipil masyarakat pribumi Papua Barat.

Sebagai symbol pengembalian  rekayasa PEPERA 1969, yang melipatkan Amerika, PBB [UNTEA] dan Indonesia, KNPB yahukimo bersama rakyat membakar sebuah peti dan memintah PBB segera melakukan Referendum di Papua Barat, dan di lanjutkan dengan penandatangan surat pernyataan sikap politik dari semua  suku, bahasa dan budaya di yahukimo.

Berikut fhoto-fhotonya:

Generasi Penerus Bangsa asal Yahukimo

Generasi penerus bangsa Papua saat mengikuti aksi demo damai KNPB Yahukimo

KNPB bersama rakyat yahukimo saat membakar sebuah peti

Ketua Parlemen Rakyat Daerah [PRD] Yahukimo Aminus Balingga saat membacakan pernyataan sikap politiknya

Surat Penandatangan dari semua suku, bahasa dan budaya di Yahukimo wujud dukungan terhadap pertemuan IPWP pada 23 – 10 – 2012 di UK

Surat Pernyataan Sikap Politik

by. E.S

 

Latest News

Warta Papua Barat, Papua Merdeka!; Contact Us