West Papua Images

Polls

Will West Papua become a free and independenat nation?
 

Statistics

OS : Linux i
PHP : 5.6.40
MySQL : 5.5.60-0+deb7u1-log
Time : 14:57
Caching : Disabled
GZIP : Enabled
Members : 20124
Content : 1235
Web Links : 1
Content View Hits : 4443569
Uskup Jayapura: Aksi Demo Untuk Mengingatkan Kepolisian PDF Print E-mail
Written by Telius Yikwa   
Tuesday, 13 October 2015 09:58

 

Penangkapan Aktifis di Papua. dok jubi.

 

Wamena,  – Uskup Keuskupan Jayapura, Leo Labaladjar, OFM mengatakan aksi demo yang dilakukan SKP HAM bersama para biarawan Katolik sebagai bentuk mengingatkan pihak kepolisian agar segera mengungkapkan kasus-kasus pelanggaran yang sudah berulangkali terjadi tapi dibiarkan, dan ini tidak perlu ada penangkapan ataupun dibubarkan.

 

“Sebenarnya tidak perlu ditangkap toh inikan mereka hanya mengingatkan bahwa ada hal-hal yang menyangkut pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan ini mohon ditangani jangan hanya didiamkan, karena sudah berulang kali diminta supaya ditangani tapi tidak ditangani dengan  baik, tapi kalau ditangkap seakan-akan sudah berlebihan. Jadi menurut saya tidak perlu bubarkan dan tangkap. Untuk apa tangkap?” ungkap Uskup Leo Labajadjar, OFM, di Pastoran Bunda Maria Pikhe distrik Pisugi Jayawijaya, Senin, (12/10/2015).
 

 


 

Hal ini ditanggapi Uskup Keuskupan Jayapura, Leo Laba Ladjar adanya pembubaran dan penangkapan sejumlah aktivis HAM dan pada Frater yang dilakukan pihak kepolisian di Abepura Rabu,( 08/10/20 15) lalu, ketika hendak menggelar aksi damai menuntut penuntasan kasus penembakan empat pelajar di Paniai.

 
Dia meminta kepada pihak kepolisian diminta untuk betul-betul bekerja dan  menjaga keamanan masyarakat.

“Apalagi banyak sekali tindakan kriminal, itu yang harus dijaga. Bukan ditembak atau dikasari. Supaya bisa ditangani secara hukum,”katanya.

 

Menurut Uskup istilah polisi yang sering dibesar-besarkan harus dilaksnakan dalam membangun kebersamaan demi menuju perubahan.

“Istilah polisi yang tempo hari digembar-gemborkan, memasyarakatkan polisi dan mempolisikan masyarakat, itu yang harus dilaksanakan di Papua. Ada pelanggaran harus diproses cepat supaya jangan masyarakat tuntut lagi penyelesaian seperti yang terjadi kemarin,” Tegas Uskup Leo Labaladjar OFM (Wesai H.)

 

Sumber : www.tabloidjubi.com

Last Updated on Tuesday, 13 October 2015 10:11
 

Latest News

Warta Papua Barat, Papua Merdeka!; Contact Us